RFID for Indonesian Retailer

Blogging Time, hahaha :), sekarang saya mau bahas tentang RFID, dan pengaruhnya jika teknologi ini digunakan untuk Indonesian Retailer

RFID atau Radio-frequency identification merupakan teknologi yang menggunakan gelombang radio, dimana ada nya transfer data dari electronic tag (RFID tag) yang ditempel pada suatu objek ke reader menggunakan gelombang radio. Teknologi ini daoat terdeteksi meskipun jaraknya jauh beberapa meter (tergantung gelombang radio yang digunakan)

Cara kerjanya seperti ini :

  1. Reader RFID akan terus memancarkan gelombang radio, untuk mendeteksi RFID tag yang ada
  2. JIka ada RFID tag yang terdeteksi, maka RFID tag akan membalas dengan memancarkan gelombang radio
  3. Gelombang radio yang dikirimkan oleh RFID tag akan diterima oleh reader dan akan diproses oleh system. Sehingga system dapat melanjutkan ke proses berikutnya seperti pembayaran, peringatan, dan sebagainya

Di Indonesia, semua barang di pusat pembelanjaan pasti mempunyai barcode, bagaimana kalau barcode nya kita ganti dengan teknologi RFID, jadi seperti apa ya, hmmm…

Yang pasti dengan mengganti teknologi yang lebih baru, memiliki beberapa keuntungan antara lain :

  1. Meningkatkan Tingkat keamanan di dalam toko. Jadi jika terjadi pencurian, teknologi RFID ini akan berbunyi, memberitahukan bahwa ada barang yang dibawa keluar dari toko tidak sesuai dengan prosedur
  2. Proses inventory barang akan berjalan secara automatis, tanpa harus diinput manual. Jika ada barang yang di beli, akan mengirimkan signal kepada reader, sehingga system akan melakukan update ke dalam database
  3. Tentunya meningatkan efisiensi kerja di toko tersebut. Sebagai contoh, si agus belanja barang alpha dan beta. Ketika mau keluar dari toko, system sudah mengetahui bahwa si Agus akan belanja barang alpha dan beta, sehingga si agus tinggal melakukan pembayaran sesuai dengan sistem pembayaran yang ada. Tanpa harus di input manual seperti toko konvensional
  4. Dapat menekan biaya, salah satunya tidak perlu kasir ataupun orang yang bekerja untuk input data, karena sudah berjalan otomatis

nah kalau ada kelebihan, pasti ada kekurangan, apa aja ya kekurangan dari teknologi ini :

  1. Privasi costumer menjadi terganggu. Dengan gelombang radio yang selalu dikirimkan, posisi costumer dimana, berapa lama, akan terus terpantau
  2. Bisa terjadi kecurangan, terutama dalam harga. Harga sudah pasti bisa diubah sesukanya oleh system. Sehingga tidak disadari, saat melakukan pembayaran, harga sudah diubah, dan customer tidak menyadarinya
  3. Masih terdapatnya kelemahan dari sisi teknis seperti seringnya terjadi gangguan gelombang radio akibat signal handphone ataupun terhalang akibat benda yang terbuat dari besi

Dengan adanya keuntungan dan kerugian seperti yang saya sebutkan di atas, retailer di Indonesia bisa mempertimbangkan untuk mengganti sistem barcode dengan RFID. Tinggal teknologi RFID ini dapat digunakan maksimal atau tidak oleh retailer untuk mencapai keuntungan dan efisiensi kerja :)

 

Pencil & Eraser

Pencil: I’m sorry
Eraser: For what? You didn’t do anything wrong.
Pencil: I’m sorry cos you get hurt bcos of me. Whenever I made a mistake, you’re always there to erase it. But as you make my mistakes vanish, you lose a part of yourself. You get smaller and smaller each time.
Eraser: That’s true. But I don’t really mind. You see, I was made to do this. I was made to help you whenever you do something wrong. Even though one day, I know I’ll be gone and you’ll replace me with a new one, I’m actually happy with my job. So please, stop worrying. I hate seeing you sad. :)

Adidas.com VS Nike.com

Kembali lagi setelah beberapa lama tidak posting di blog tercinta ini :D. Kali ini, saya mau membandingkan 2 website dari 2 produk yang tidak asing lagi yaitu adidas dan nike

Berikut ini tampilan awal dari website

adidas.com

  1. Tampilan dari website adidas cukup menarik, terbukti dengan tampilan awal yang menunjukkan promo yang sedang mereka lakukan.
  2. Navigasi juga cukup mudah dilakukan dengan diletakkan di bagian atas website, sehingga pengguna tidak kesulitan dalam mengaksesnya.
  3. Produk-produknya juga ditampilkan dengan gambar dan keterangan, sehingga pengguna dapat lebih mengetahui produk yang ditawarkan

nike.com

Hampir sama dengan adidas.com, website nike.com juga memiliki kelebihan antara lain :

  1. Website yang menarik, dengan tampilan latar belakang lapangan hijau. Membuktikan bahwa nike konsen kepada produk olahraga
  2. Adanya video pada website, sehingga menarik pengunjung untuk menontonnya
  3. navigasi yang cukup mudah dilakukan, melihat adanya pengelompokan produk baik itu di sisi kiri website, ataupun di di sisi bawah website
  4. Produk-produknya juga ditampilkan dengan gambar dan keterangan, sehingga pengguna dapat lebih mengetahui produk yang ditawarkan

Hampir semua orang senang dengan tampilan website seperti adidas.com dan nike.com. Dengan menggunakan teknologi flash, website menjadi lebih interaktif. Tetapi untuk beberapa negara, website ini menjadi tidak menarik, karena adanya keterbatasan koneksi internet di masing-masing negara.

Dari tampilan 2 website ini, dapat kita lihat ada persamaan-persamaan seperti :

  1. Tampilan yang dibuat menarik dan interaktif, membuat pengunjung merasa tertarik untuk berlama-lama melihat produk di website
  2. Website dibuat secara worldwide, terbukti menggunakan bahasa international, yaitu bahasa inggris.
  3. Sebagai sarana pemasaran, terutama untuk produk-produk baru
  4. Adanya pembagian sub produk, seperti produk basket, sepakbola dan sebagainya

Terdapat juga perbedaan-perbedaan untuk kedua website ini yaitu :

  1. Adanya koneksi dengan social network (Twitter, Facebook dan Blog) pada website nike, sedangkan pada website adidas tidak.
  2. Adanya tampilan video pada website nike, sedangkan pada website Adidas tidak

Sebagai kesimpulan, adidas dan nike sudah menggunakan sarana internet (e-business) dengan tepat. Dengan menggunakan website yang interaktif, menandakan bahwa adidas dan nike benar-benar fokus pada media ini. Tanpa harus mempromosikan produk baru nya berulang-ulang di setiap negara, hanya cukup dengan memasangnya pada website. Dengan demikian, semua orang dapat mengetahuinya.